Minggu, 08 April 2012

Karikatur Korupsi

 Karikatur Korupsi dimana"


Bagi banyak orang korupsi bukan lagi merupakan suatu pelanggaran hukum, melainkan sekedar suatu kebiasaan. Dalam seluruh penelitian perbandingan korupsi antar negara, Indonesia selalu menempati posisi paling rendah. Perkembangan korupsi di Indonesia juga mendorong pemberantasan korupsi di Indonesia. Namun hingga kini pemberantasan korupsi di Indonesia belum menunjukkan titik terang melihat peringkat Indonesia dalam perbandingan korupsi antar negara yang tetap rendah.

Hal ini juga ditunjukkan dari banyaknya kasus-kasus korupsi di Indonesia.Pemberantasan korupsi di Indonesia saat ini dilakukan oleh beberapa institusi adalah Tim Tastipikor (Tindak Pidana Korupsi), Komisi Pemberantasan Korupsi, Kepolisian, Kejaksaan, BPKP, Lembaga non-pemerintah. Presiden juga tidak bisa turun tangan mengatasi masalah korupsi ini yang tidak ada habisnya. Seharusnya pemimpin atau petinggi negara bisa mengemong bawahannya (anak buah), pemerintahnya saja sudah tidak bisa menyelesaikan apa lagi bawahannya. Bahkan bawahannya pun ikut menjadi para koruptor. Contohnya yang lagi, koruptor dari Partai Demokrat yaitu Muhammad Nazarudin, partai yang didirikan oleh Presiden sendiri. Beliau sudah memakan uang dari Gedung Atlet Sea Games yang berada di Palembang.

Seharusnya uang tersebut digunakan untuk selayaknya untuk membangun Gedung tersebut, tapi kenapa dia malah mengkorupsikan uang pembangunan gedung tersebut? Gedung tersebut dibuat bertujuan untuk mengadakan Acara Sea Games yang di selenggarakan pada bulan November 2011.Dan masih banyak lagi contoh-contoh korupsi yang ada di Negara ini, Indonesia. Sebenarnya kita malu sebagai warga negara yang jumlah populasi korupsinya terbanyak di Dunia. Pesan saya, sebaiknya hilangkan dan berantas korupsi hingga tuntas. Jangan ada lagi korban-korban dari para koruptor, misalnya rakyat kecil.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar